Sambang Lahan, Pak Bhabin Siap Bantu Kendala Petani dan Pastikan Tanaman Jagung Siap Panen

MALANG KOTA – Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan kembali ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Buring, Aiptu Suwandi, anggota Polsek Kedungkandang Polresta Malang Kota, melakukan pemantauan tanaman jagung pra panen. (Jumat, 5/6/2026)

Melalui pemantauan langsung lahan pertanian warga, Aiptu Suwandi memastikan kesiapan panen jagung milik petani binaannya bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan dan kondusivitas wilayah.

Lahan seluas 700 meter persegi milik Bapak Surahmat di Jalan KH Malik Dalam, Kelurahan Buring, tersebut ditanami jagung jenis Pertiwi 6 sejak Kamis, (12 Maret 2026), dan diperkirakan akan memasuki masa panen dalam waktu sekitar 10 hari ke depan atau setelah 105 hari masa tanam.

keterlibatan Bhabinkamtibmas sebagai penggerak ketahanan pangan juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan stabilitas sosial

Lahan yang dikelola bersama menggunakan benih jagung sebanyak 2 kilogram dengan dukungan pupuk jenis Poska ZA dan Urea sekitar 60 kilogram, diperkirakan bisa menghasilkan sekitar 5 kuintal jagung pada kuartal II periode April hingga Juni 2026.

“Kami memastikan tanaman dalam kondisi baik menjelang panen, sehingga hasilnya optimal dan dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Aiptu Suwandi.

Ia menambahkan, keterlibatan Bhabinkamtibmas sebagai penggerak ketahanan pangan juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan stabilitas sosial.

“Ketahanan pangan yang kuat akan berdampak langsung pada kondusivitas kamtibmas. Ketika masyarakat sejahtera, potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Suwandi juga menerima informasi dari pemilik lahan, Bapak Surahmat, terkait kendala yang dihadapi selama proses budidaya, yakni kesulitan dalam memperoleh pupuk.

Menanggapi hal tersebut, Aiptu Suwandi memberikan solusi dengan mendorong koordinasi antara kelompok tani Sido Makmur I yang beranggotakan 32 orang dengan pihak terkait, termasuk penyuluh pertanian dan dinas terkait, agar distribusi pupuk dapat lebih terpantau dan merata.

“Kami siap dukung dan menjembatani juga memfasilitasi komunikasi sebagai bentuk dukungan Polri terhadap keberlanjutan sektor pertanian,” tegasnya.

Ia juga mengimbau agar petani mulai mempertimbangkan pola tanam yang lebih efektif serta penggunaan pupuk alternatif guna mengantisipasi keterbatasan pasokan di masa mendatang.

Pemantauan tanaman jagung pra panen ini, bentuk kolaborasi dan soliditas antara Polri dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan berbasis lokal.

Diharapkan, melalui pendampingan berkelanjutan, hasil pertanian semakin meningkat dan mampu mendukung stabilitas ekonomi sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Kedungkandang.